Tuesday, July 7, 2015

Eksotis Alam Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat

Hasil gambar untuk kepulauan mentawaiKepulauan Mentawai adalah salah satu kabupaten yang terletak di provinsi Sumatera Barat,Indonesia.  Kepulauan Mentawai merupakan kabupaten kepulauan yang terletak memanjang dibagian paling barat pulau Sumatera dan dikelilingi oleh Samudera Hindia. Kepulauan Mentawai ini terdiri dari 4 kelompok pulau utama yang berpenghuni yaitu:
- Pulau Siberut
- Pulau Sipora
- Pulau Pagai Utara
- Pulau Pagai Selatan 
20141213124927-kondisigeografis
Kepulauan Mentawai dihuni oleh mayoritas masyarakat suku Mentawai. Selain itu masih ada beberapa pulau kecil lainnya yang berpenghuni. Namun, sebahagian besar pulau yang lain hanya ditanami dengan pohon kelapa. Kepulauan Mentawai merupakan bagian dari serangkaian pulau non-vulkanik dan gugus kepulauan itu merupakan puncak-puncak dari suatu punggung pegunungan bawah laut. 

Dalam kacamata historio-antropos, penduduk asli Kabupaten Kepulauan Mentawai pada dasarnya adalah tipe masyarakat berburu dan meramu, dan tipe masyarakat berkebun (holtikultura). Pekerjaan ini dilakukan oleh orang Mentawai yang tinggal di pedalaman, jauh dari pantai. Untuk mereka yang bermukim di sekitar pantai, pekerjaan mereka adalah menangkap ikan, kerang atau kepiting, di sungai-sungai, rawa maupun di laut (dangkal). Namun demikian,secara historis tidak ada data yang mengungkapkan orang Mentawai bekerja sebagai nelayan dengan perahu melaut ke laut lepas untuk menangkap ikan. Berdasarkan tipe-tipe mata pencaharian ini, untuk mempertahankan hidup, orang Mentawai mengembangkan suatu pola kebudayaan yang berorientasi kepada pemanfaatan sumber daya yang tersedia di alam sekitar tempat mereka bermukim sebagai modal dasar kehidupan, seperti untuk ekonomi, teknologi, pangan, perumahan, dan sosial. Secara substansial, orang Mentawai lebih memiliki orientasi nilai kehidupan yang selaras dengan alam, dan tidak menguras alam untuk kepentingan hidup mereka. Kearifan lokal mereka adalah menjaga keseimbangan alam untuk kelangsungan hidup yang berkelanjutan, dari generasi ke generasi.

Secara antropologis, orang Mentawai seolah terhindar dari perkembangan dan pengaruh kebudayaan megalitihik (batu besar) serta bercocok tanam padi, sebagaimana halnya yang telah dialami oleh sebagian besar masyarakat Indonesia sejak puluhan abad silam (masa prehistori). Orang Mentawai, dalam sejarah sosialnya, tidak mengenal kepandaian mengembangkan pola menetap yang permanen dan mengembangkan seni mengolah tanah membuat tembikar ataupun perangkat kehidupan lainnya, kecuali alat-alat untuk berburu. Kondisi kehidupan budaya yang asli ini mengalami perubahan semenjak Kolonial Belanda masuk ke Pagai sejak permulaan abad ke-17 dan agama Kristen mulai menyebar di Pagai Utara pada sekitar tahun 1901. Pada tahun 1904 di Siberut didirikan pos militer Belanda.

How to Access Mentawai Island ??!!!